Tampilkan postingan dengan label info beasiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info beasiwa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2018

Beasiswa Mahaghora Beserta Biaya Kuliah Bagi Studi S1 da D3


Beasiswa Mahaghora Beserta Biaya Kuliah Bagi Studi S1 da D3

Beasiswa Mahaghora Beserta Biaya Kuliah Bagi Studi S1 da D3 - Hallo sahabat Shalaazz, bagaimana kabarnya?
saya ada sedikit informasi, mengenai beasiswa untuk lulusan SMA/Sederajat.
Kabar gembira bagi mereka yang memiliki niat kuat untuk melanjutkan kuliah D3 atau S1 namun terkendala keterbatasan finansial, Beasiswa Mahaghora kembali membuka pendaftaran Batch 2  untuk tahun 2018. Beasiswa ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial grup perusahaan Mahaghora yang berpusat di Surabaya
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah (pendaftaran dan uang kuliah) tetapi tidak mencakup biaya buku, praktikum,seminar, dan sebagainya. Selain biaya kuliah sampai lulus, para penerima beasiswa juga akan diberikan soft skill dan pengembangan diri sehingga setelah lulus, mereka tidak saja memiliki kompetensi akademis, namun juga karakter kuat untuk menghadapi kompetisi dunia kerja atau usaha.

Ketentuan Umum:
  • Khusus untuk pelajar SMA sederajat kelas 12 (akan lulus tahun 2019) atau yang telah lulus tahun 2017 dan 2018
  • Dari keluarga tidak mampu (dengan surat keterangan Kelurahan dan Kartu Keluarga)
  • Khusus bagi yang hendak kuliah di perguruan tinggi di Surabaya sesuai minatnya
  • Pelamar boleh berasal dari seluruh Indonesia
  • Memiliki prestasi akademis yang bagus dan aktif berorganisasi/sosial

Prosedur dan Batas Akhir Pendaftaran:
Pendaftaran dilakukan melalui online dengan login atau membuat akun terlebih dahulu di Laman Pendaftaran, selanjutnya ikuti saja petunjuknya dengan seksama. Pendaftaran ditutup tanggal 13 Oktober 2018.
Penjelasan lebih rinci mengenai beasiswa ini bisa dibaca di situs resmi Beasiswa Mahagho

sumber : Infobeasiswa

Salam Hangat.
Dinda Eggi Shalaazz

Jumat, 14 September 2018

BEASISWA PELATIHAN PERHOTELAN DI BALI

BEASISWA PELATIHAN PERHOTELAN DI BALI
BEASISWA PELATIHAN PERHOTELAN DI BALI - Hallo Sobat Shalaazz, khusus wanita lulusan SMA/ Sederajat. kalian yang tertarik meniti karir di bidang perhotelan dan pariwisata. jangan sampai melewatkan kesempatan baik ini.

Program Bali Wise yang keberadaannya di dukung oleh yayasan ROLE merupakan pelopor program sosial, yang memberikan beasiswa pendidikan dan pelatihan kerja kepada wanita yang memerlukan pembekalan pengetahuan untuk memenuhi standarisasi persyaratan kerja, khususnya di bidang perhotelan.
selama menjalani program pelatihan gratis selama 6 bulan di Bali, para peserta akan mendapat fasilitas antara lain : geratis biaya pelatihan, tempat tinggal (asrama), makan 3x sehari, seragam, serta uang saku.

3 bulan pertama merupakan pelatihan dasar-dasar bekerja. seperti bahasa inggris, dasar-dasar perhotelan, etika kerja, yoga, komputer dan sebagainya.
3 bulan selanjutnya merupakan pelatihan praktik kerja. seperti praktik di hotel meliputi F&B, housekeeping, administrasi, spa, tour&travel, serta beberapa keterampilan lainnya.

Persyaratan umum lainnya yaitu :


  • wanita usia 17-24 Tahun
  • pendidikan minimal SMK/ Sederajat
  • tidak mampu melanjutkan kuliah
  • tidak memiliki keahlian khusus
  • tekun dan memiliki motivasi yang tinggi
  • belum bekerja atau bekerja dengan kondisi yang buruk atau upah minim.

Prosedur dan batas akhir pendaftaran :

Dokumen yang harus disiapkan sebelum mendaftar antara lain, KTP, KK, Ijazah, dan Surat Keterangan Tidak Mampu. selain itu pelamar juga wajib membuat Esay serta mengikuti tes bahasa inggris.

jangan sampai lewatkan kesempatan emas ini, segera daftar pada salah satu sesi (gelombang) yang diadakan 4x dalam  setahun (Januari, April, Juli, Oktober) . Untuk mengetahui syarat dan ketentuan, pendaftarannya silahkan masuk ke - bit.ly/ibs291 (ketik manual di BROWSER Internet)

penjelasan lengkap mengenai program ini dapat di baca di situs resmi Bali Wise ( baliwise.org)

Itulah Informasi mengenai BEASISWA PELATIHAN PERHOTELAN DI BALI, semoga info ini sangat bermanfaat dan membantu, atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.
















sumber di dapat dari : infobeasiswa




Kamis, 13 September 2018

Bingung Perbedaan IELTS dan TOEFL? Ini Penjelasannya LENGKAP

Bingung Perbedaan IELTS dan TOEFL? Ini Penjelasannya LENGKAP
Perbedaan IELTS dan TOEFL


Bingung Perbedaan IELTS dan TOEFL? Ini Penjelasannya LENGKAP- Kamu mau kuliah ke luar negeri ?Bisa, tapi baca artikel ini dulu ya. Mungkin sebagian orang kuliah di luar negeri merupakan salah satu option yang paling interest  dan di gandrungi para pelajar khususnya. Namun semua butuh proses, salah satunya tes kemampuan bahasa inggris yang dikenal sebagai IELTS dan TOEFL. 

Tes IELTS dan TOEFL sangat berguna untuk melanjutkan studi Pascasarjana atau Master, baik dalam negeri ataupun universitas di luar negeri, persyaratan yang harus dipenuhi salah satunya ialah tes kemampuan bahasa Inggris. Tes tersebut bisa berupa TOEFL atau IELTS. Hal ini bertujuan agar mahasiswa nantinya mampu berkomukasi dengan baik secara lisan maupun tulisan.

Mungkin masih ada juga yang masih bingung, apa sih bedanya TOEFL dan IELTS? Nah, mari kita simak.
  1. TOEFL


    TOEFL merupakan salah satu tes ujian kemampuan berbahasa Inggris dengan aksen Amerika. Ujian biasanya diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh di dunia. Biasanya tes TOEFL diminta oleh universitas di Amerika Serikat dan Kanada.

    Semua jawaban pada tes TOEFL ini menggunakan Internet Based Test, untuk tesnya sekitar 4 jam yang terdiri dari 4 section, yakni reading section, speaking section, writing section dan listening section. Dari semua section memiliki total nilai 120.
  2. IELTS


    IELTS adalah tes kemampuan bahasa Inggris dengan logat Inggris Britania atau logat British. Pada umumnya, IETLS digunakan pada universitas di negara Australia dan Selandia Baru. Adapun durasi tesnya sekitar 2 jam 45 menit.

    Berbeda dengan TOEFL, dalam tes IELTS semua jawaban ditulis tangan. Section nya sama seperti TOEFL yakni 4 section, yaitu, reading, writing, speaking dan listening. Serta pada akhir tes akan ada skala dari 0-9.
Jadi gimana temen-temen? udah tau bedanya kan? Jadi mau lanjut S2 dimana?

Semoga bermanfaat.


Tips dan Trik lolos Beasiswa LPDP

Tips dan Trik lolos Beasiswa LPDP

Tips dan Trik lolos Beasiswa LPDP - Siapa yang tidak tahu Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)?. Beasiswa yang sedang banyak digandrungi oleh para pejuang beasiswa beberapa tahun terakhir ini. Pasalnya, beasiswa LPDP ini menyediakan fasilitas pendidikan yang sangat mumpuni. Bagaimana tidak, selain mendapatkan biaya kuliah, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan biaya hidup selama studi serta biaya untuk penelitian. Waah, menggiurkan bukan?. Beberapa contoh public figure yang mendapatkan beasiswa ini adalah Maudy Ayunda, Gita gutawa dan Tasya Kamila. Wah patut dicontoh ini yaa teman. Selain sebagai public figure yang cantik, tidak hanya berprestasi di dunia maya namun juga berprestasi dalam bidang pendidikan.

Tetapi, semua hal yang bagus pasti tidak akan diberikan cuma-cuma kepada orang yang sembarangan. hehehe... Artinya, ada syarat dan ketentuan yang pasti harus dipenuhi oleh para calon mahasiswa penerima beasiswa LPDP tersebut. Dan pastinya ada tahap seleksi yang sangat ketat untuk memfilter calon-calon penerima beasiswa tersebut. Nah, oleh karena itu ada tips dan trik bagaimana agar calon penerima beasiswa bisa lolos seleksi.

Berikut ini akan dijelaskan tips dan trik agar LOLOS seleksi penerimaan beasiswa LPDP menurut para Awardee :

1. Tekad yang Kuat

"Yang paling utama adalah tekad yang kuat. Karena itu yang mendorong semua usaha yang akan kita lakukan. Saya lebih cenderung menyebutnya investasi bukan pengorbanan. Karena ada hal yang harus kita bayar untuk mewujudkan mimpi dan dita-cita. "Catat, bahwa sukses tidak akan diraih dalam waktu semalam” ~ Kurniasari Aisyiah (Awardee LPDP di Aix-Marseiile Universite, France).

Ya, tekad yang kuat merupakan langkah awal yang akan membawa kita untuk mendaki impian demi impian kita untuk kita raih dan kita wujudkan. Oleh karena itu, mari kita kuatkan tekad kita, tangguhkan tekad kita, dan kobarkan tekad kita untuk mulai mendaki impian demi impian kita.

2. Penuhi Persyaratan Seleksi Administratif

“Untuk bisa lolos ditahap ini berarti membahas tentang dokumen. Pastikan semua dokumen terkirim. saran dari saya, untuk memulai dari sekarang membuat akun dan penuhi semua persyaratannya. Bisa langsung upload atau ditunggu sampai semuanya lengkap juga tidak mengapa. Tapi lebih cepat lebih baik. Jangan menunggu deadline, karena biasanya error hasilnya. Saya butuh 2-3 minggu untuk melengkapi semua berkas.

Karena surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba itu butuh waktu, tergantung dari Rumah Sakitnya. Pengurusan SKCK, dipeuntukan bagi mahasiswa yang mau ke luar negeri (US terutama) ngurusnya bukan lewat Polres, tapi Polda. Sedangkan untuk membuat essay banyak sekali contoh-contoh yang beredar di Google.

Tapi kalau saya simple saja. Kata-katanya cukup sederhana, tapi isinya perlu dipikirkan. Jangan sampai pemilihan katanya bagus tapi pemaparan isinya tidak jelas. Yang pasti buat essay on going proses. Artinya harus selalu dibuka dan selau dirubah ketika ada ide. Bagi yang mau ke luar negeri, tentunya essay menggunakan bahasa inggris. Masih bingung dengan  membuat essay bahasa inggris, Mintalah bantuan kepada teman atau dosen yang menguasai bahasa inggris dengan baik dari segi grammaranya untuk mengeceknya terlebih dahulu” ~ Ahmad Choirul Anwar (Awardee LPDP di Ohio State University).

Nah, ini point penting ya teman untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan nantinya. Lebih baik jauh-jauh hari yaa dipersiapkan, biar nggak ada yang terlewat hehe..

3. Tentukan Pilihan Jurusan

“Baiknya linear. Tapi gak apa kalau mau lintas jurusan selama kita bisa menjelaskannya dengan baik di essay study plan. Kuatkan aja alasannya kenapa mau ambil jurusan tersebut, bisa karena passion, dan sebagainya” ~ Ahmad Ma`ruf (Awardee LPDP di ITB).

Bagi temen-temen yang mau mendaftar beasiswa, fikirkan mulai sekarang juga yaa perihal program studi yang mau diambil. Penting banget ini, jangan sampai salah ambil jurusan yaa hehe...

4. Tentukan Universitas Tujuanmu

“Untuk pemilihan kampus, saya lebih memperhatikan apakah kampus itu menyediakan disiplin ilmu yang saya inginkan . Teliti dulu sebelum menggaet Universitasnya. Apakah mata kuliah yang disediakan cukup membantu rencana aplikasi ilmu kita kedepan” ~ Ika Merdeka (Awardee LPDP di Lancaster University, UK)

Ini nih temen-temen kalau kata kak Ika suatu kampus harus menyediakan disiplin ilmu yang diinginkan yaa.. Jangan sampai ketika tes interview ditanya tentang universitas tujuan dan temen-temen milih salah satu univ di Korea Selatan, eh ternyata ketika ditanya alasannya apa malah jawabnya mau ketemu sama fans artis korea.. hehehe jangan sampai kaya gitu yaa teman. :-)

5. Tingkatan TOEFL dan IELTS

“Biasanya untuk tes IELTS banyak yang jeblok di bagian writing.  karena kita kurang biasa menulis. Jadi, mulai dari sekarang perbanyak aja untuk menulis itulah caranya” ~ Arsyan Hilman (Awardee LPDP di Aberdeen University, UK).

Perlu diketahui bahwa setiap Universitas memiliki score TOEFL dan IELTS yang berbeda. Oleh karena itu, perbanyak latihan soal yaa teman. Karena saya yakin bahwa "habits is power", suatu kebiasaan akan menjadi kekuatan.

6. Persiapkan Sertifikat Bahasa dan Loa

“Ini adalah optimal dokumen. Tidak dicantumkan tidak ada larangan. Namun kesempatan diterima akan lebih besar. Ikutilah pelatihan/les bahasa dan tes setelahnya. LoA kalau di Jepang didapatkan setelah intensive berkomunikasi dengan sensei melalui email dengan mengirimakan CV, sertifikat bahasa, dan surat rekomendasi. LoA yang saya gunakan untuk mendaftar LPDP” ~ Indrawan Cahyo Adilaksono (Awardee LPDP di Kyoto University, Jepang).

7. Kontribusi Untuk Bangsa

“Kalau tips dan trik dari saya, kontribusi untuk masyarakat diperkuat. Kontribusi dari bidang apa saja dan memberi manfaat kepada masyarakat. Pada saat diterima menjadi keluarga besar LPDP nantinya, semua penerima beasiswa harus berikrar untuk selalu berkontribusi kepada masyarakat dibidangnya masing-masing” ~ Imam Arifaillah (Awardee LPDP di UGM)

Nah, untuk temen-temen kira-kira sudah berkontribusi belum untuk negeri?. Jangan sampai banyak menuntut, tapi malah sedikit tindakan untuk negeri. 

8. Siapkan Visi dan Misi 

Visi dan misi LPDP yaitu mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi untuk bangsa.

"Kalau cari orang pintar itu banyak. Pada saat kita dihadapkan pada 1000 orang pintar, tidak cukup kemudian kita merebut satu orang yang berkarakter, berintegritas, serta jujur melayani bangsa. Knowladge itu gampang, tapi attitude itu yang sulit dicari…..Kejujuran, semangat kontribusi, semangat membantu masyarakat yang menjadi prioritas interviewer” ~ Eko Prasetyo (Direktur Utama LPDP).

9. Percaya Diri

“Menurut saya untuk mendapatkan beasiswa LPDP kita tidak bersaing dengan siapapun karena tidak ada sistem kuota dalam penerimaannya. Tapi kita bersaing dengan diri sendiri. Tanyakan pada diri apakah kita telah memenuhi kualifikasi yang dicari LPDP atau tidak. Jika jawabannya Ya, maka percayalah kamu akan mendapatkannya” ~ Harry Marareza (Awardee LPDP di UGM).

Beranilah untuk melangkah dengan kepercayaan diri yang tinggi, yakinkan pada diri bahwa pasti kita bisa. Be self confidence teman :-)

10. Berdo'a

“Menyiapkan IELTS menurut saya menjadi perjuangan yang berdarah-darah bagi saya. Saya tes sampai empat kali dalam kurun waktu dua tahun karena nyambil kerja. Saat apply LPDP modal IELTS  dan Conditional LoA . Alhamdulillah keterima . Tapi kampus belum memenuhi. Jadi Saya memutuskan Resign dan fokus mengejar score writing. Dan Alhamdulillah saya lolos. Kalau gak, saya bakal hidub tanpa gaji, padahal saya sudah punya keluarga yang harus di nafkahi. Saat itu Kekuatan doalah yang bekerja” ~ Nalendra Pradono (Awardee LPDP di Monash University, Australia).

Jangan pernah lupa ya teman, karena kekuatan do'alah yang tidak akan tertandingi oleh apapun. Terutama do'a dan restu dari kedua orang tua. Dalam hal ini ada 3 hal penting yang harus selaras yaitu niat, doa' dan ikhtiar sebagai penengah.

Nah, itulah beberapa tips dan trik dari para awardee untuk mempersiapkan sebaik mungkin agar bisa lolos selesksi beasiswa LPDP.  Memang, pasti ada banyak halangan, tantangan, dan rintangan untuk mendapatkannya. Namun, jangan sampai patah semangat yaa teman.  Selamat berjuang :-)